5 Fakta Geger Ibu-Anak Disiksa Tiga Pria Sadis di Garut

5 Fakta Geger Ibu-Anak Disiksa Tiga Pria Sadis di Garut

5 Fakta Geger Ibu-Anak Disiksa Tiga Pria Sadis di Garut

 

Belakangan ini warganet dihebohkan dengan munculnya sebuah video berisi detik-detik tiga orang pria melakukan perusakan dan pengeroyokan terhadap seorang ibu dan anaknya yang diketahui bernama Solihati Nurzanah (47) dan Rifda alias Abit (19).
Seperti dilihat detikjabar, dalam video berdurasi lebih dari satu menit itu merekam aksi menegangkan dalam kondisi gelap gulita yang direkam Abit. Dalam video itu, terdengar suara benturan benda yang diketahui dihancurkan para pelaku.

Berikut fakta-faktanya :

1. Pelaku Lakukan Intimidasi
Dalam videonya, Abit mengaku telah mengalami kekerasan dan intimidasi dari para pelaku yang masuk tanpa diundang sekitar pukul 1 dini hari, Rabu (23/3). “Rumah dibobol 3 laki-laki jam 1 malam. Posisi di rumah cuma ada aku sama mamah di kamar masing-masing,” tulis Abit dalam video tersebut.

Abit diketahui merupakan perekam video tersebut. Dia merekam video lewat aplikasi WhatsApp di tengah aksi bringas yang dilakukan para pelaku. Dia kemudian berhasil mengirimkan video tersebut ke kerabatnya sebelum para pelaku mengetahui aksinya itu.

“Ini aku ngevideoin lewat WA dan untung kekirim langsung ke WA, karena HP aku langsung dihancurin karena sebagai barang bukti terkuat,” katanya.

2. Sempat Bersembunyi dari Kejaran Pelaku
Solihati mengaku sangat terkejut saat suara tiga orang pria mendobrak pintu rumah dan kaca jendela terdengar jelas di telinganya. Dia sempat berupaya bersembunyi di balik kamarnya.

Namun, upaya itu gagal setelah pelaku menemukan jejaknya. Dia kemudian menjadi sasaran amuk ketiga pelaku yakni Yn, DC dan AD.

“Saya dicekik, dipukul, dianiaya, yang sebenarnya bisa dibayangkan dianiaya oleh laki-laki, dua orang kondisi lampu gelap dengan bringas,” katanya.

Aksi itu berakhir usai Abit menghampiri sang ibu dan melindunginya. Setelah itu, para pelaku diyakinkan Solihati mereka akan menerima uang yang mereka tagih.

3. Korban Lari ke Kantor Polisi
Setelah itu, Abit bergegas pergi setelah diminta Solihati untuk mengambil uang dari rumah saudaranya. Tetapi, Abit berlari mendatangi kantor polisi. Petugas Polsek Samarang yang mengetahui kabar tersebut kemudian langsung bergegas ke lokasi dan mengamankan para pelaku.

Ketiga pelaku akhirnya bisa diamankan. Mereka masing-masing Yn, DC dan AD. Kapolres AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, aksi para pelaku dilatarbelakangi masalah utang, antara salah satu pelaku dengan Solihati.

“Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, bahwa kejadian tersebut dipicu dari masalah utang antara korban dengan pelaku berinisial Yn. Jadi saat kejadian tersebut, pelaku Yn mengajak temannya untuk menagih utang kepada korban,” ujar Wirdhanto.

4. Dipicu Utang
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, berdasarkan pengakuan para tersangka, kejadian itu dipicu utang.

“Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, bahwa kejadian tersebut dipicu dari masalah utang antara korban dengan pelaku berinisial Yn,” kata Wirdhanto kepada wartawan, Jumat (25/3/2022).

Kapolres menjelaskan, Solihati dan pelaku Yn saling mengenal. Menurut pengakuan pelaku, mereka sempat terlibat perjanjian usaha beberapa tahun lalu.

“Jadi saat kejadian tersebut, pelaku Yn mengajak temannya untuk menagih utang kepada korban,” ujar Wirdhanto.

Terkait hal tersebut, Solihati saat memberikan keterangannya kepada awak media di Mako Polsek Samarang, Kamis (24/3) kemarin mengatakan, kejadian dipicu urusan bisnis namun bukan urusan utang.

“Iya, bisnis. Jadi bukan murni masalah utang-piutang saya pinjam, tidak,” kata Solihati.

Ketiga orang pelaku saat ini ditahan di Mako Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan. Sementara kasusnya ditangani oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Samarang.

5. Viral di Medsos
Kasus itu menggegerkan jagat maya, usai video yang diunggah Abit viral di TikTok dan Instagram. Di TikTok, video yang diunggah abit mendapat perhatian lebih dari 3,2 juta pengguna. (yum/bbn).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.